"PANCASILA" merupakan sumber dari segala sumber hukum negara. "UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945" merupakan hukum dasar dalam Peraturan Perundang-undangan. "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" merupakan konsensus dalam mewujudkan perjuangan bangsa Indonesia yang bersatu. "BHINNEKA TUNGGAL IKA" merupakan solusi dari kemajemukan bangsa.

Selasa, 09 Februari 2010

Cara Mengajukan Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal

Selasa, 09 Februari 2010

Permohonan Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal (merger) adalah permohonan untuk melaksanakan kegiatan produksi (operasi) komersial oleh perusahaan surviving company. Atau dengan kata lain, melalui Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal (merger), pemerintah mengizinkan surviving company (perusahaan yang akan meneruskan kegiatan usaha setelah terjadinya merger) untuk melaksanakan kegiatan produksi (operasi) komersial.

Permohonan Izin Usaha ini diajukan dengan menggunakan formulir Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal (merger) dalam bentuk hardcopy maupun softcopy sesuai investor module BKPM. Dokumen yang dilampirkan meliputi:
  1. Rekaman Akta Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk masing-masing perusahaan;
  2. Kesepakatan seluruh pemegang saham masing-masing perusahaan baik perusahaan yang meneruskan kegiatan (surviving company) maupun perusahaan yang menggabung (merging company). Kesepakatan tersebut berisi persetujuan seluruh perusahaan untuk melakukan merger yang dinyatakan dalam bentuk akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (sesuai Bab VI, UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas);
  3. Kesepakatan seluruh pemegang saham perusahaan, baik surviving company maupun merging company tentang rencana penggabungan perusahaan (merger plan). Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk akta merger yang telah disetujui Kementerian Hukum dan HAM;
  4. Rekaman Izin Usaha, Izin Prinsip atau Surat Persetujuan Penanaman Modal dan perubahannya dari masing-masing perusahaan;
  5. Rekaman Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode terakhir dari surviving company;
Permohonan diajukan langsung oleh direksi perusahaan kepada PTSP yang sebelumnya telah menerbitkan Pendaftaran, Izin Prinsip, Izin Prinsip Perluasan maupun Izin Usaha yang dimiliki perusahaan tersebut. Jika berhalangan, pemohon dapat menguasakan kepada pihak lain dengan dilengkapi surat kuasa bermaterai cukup. Permohonan Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal akan diproses selama 7 (tujuh) hari kerja sejak berkas permohonan diterima dan dinyatakan lengkap serta benar. (Tim Editor)

 

Roam to Rome Blog- Moving to Italy, Travel, Studying in Italy.


FORUM PENANAMAN MODAL