"PANCASILA" merupakan sumber dari segala sumber hukum negara. "UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945" merupakan hukum dasar dalam Peraturan Perundang-undangan. "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" merupakan konsensus dalam mewujudkan perjuangan bangsa Indonesia yang bersatu. "BHINNEKA TUNGGAL IKA" merupakan solusi dari kemajemukan bangsa.

Jumat, 12 Februari 2010

Cara Mengajukan Permohonan Perpanjangan Waktu Pengimporan Barang dan Bahan

Jumat, 12 Februari 2010

Apabila penanam modal yang telah memperoleh fasilitas bea masuk impor barang dan bahan tidak sanggup menyelesaikan kegiatan impor selama 2 (dua) tahun, ia masih dapat memperoleh keleluasaan waktu impor. Namun tambahan jangka waktu pengimporan yang diberikan pemerintah hanya berlaku 1 (satu) tahun sejak periode fasilitas barang dan bahan berakhir.

Pengajuan permohonan disampaikan kepada PTSP BKPM dengan menggunakan formulir permohonan perpanjangan waktu pengimporan barang dan bahan, disertai persyaratan:
  1. LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) periode terakhir;
  2. Rekaman Surat Persetujuan Fasilitas Bea Masuk atas Impor Barang dan Bahan yang dimiliki;
  3. Alasan perpanjangan waktu pengimporan;
  4. Rekaman PIB (Pemberitahuan Impor Barang) untuk barang dan bahan atau faktur pembelian mesin dalam negeri;
Setelah ditandangani di atas materai yang cukup oleh direksi perusahaan, permohonan diajukan secara langsung oleh pemohon. Jika berhalangan, pemohon dapat menguasakan kepada pihak lain dengan menggunakan surat kuasa bermaterai. Berdasarkan permohonan yang masuk, PTSP BKPM akan menerbitkan Surat Persetujuan Perpanjangan Masa Berlaku Pemberian Fasilitas Pembebasan Bea Masuk Atas Pengimporan Sisa Barang dan Bahan. Surat tersebut dapat diterima pemohon paling lambat dalam waktu 4 (empat) hari kerja sejak berkas permohonan diterima dan dinyatakan benar dan lengkap. (Tim Editor)

 

Roam to Rome Blog- Moving to Italy, Travel, Studying in Italy.


FORUM PENANAMAN MODAL