"PANCASILA" merupakan sumber dari segala sumber hukum negara. "UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945" merupakan hukum dasar dalam Peraturan Perundang-undangan. "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" merupakan konsensus dalam mewujudkan perjuangan bangsa Indonesia yang bersatu. "BHINNEKA TUNGGAL IKA" merupakan solusi dari kemajemukan bangsa.

Kamis, 11 Februari 2010

Cara Mengajukan Perubahan (Penambahan) Fasilitas Bea Masuk Impor Mesin

Kamis, 11 Februari 2010

Penanam modal dapat menambah fasilitas bea masuk impor mesin bagi proyek investasinya. Hal itu bila fasilitas yang telah ditetapkan dalam Surat Persetujuan Fasilitas Bea Masuk terasa kurang. Untuk memperoleh tambahan fasilitas tersebut, investor harus mengajukan Permohonan Perubahan (Penambahan) Fasilitas Bea Masuk Impor Mesin.

Permohonan tersebut diajukan melalui formulir perubahan/penambahan atas fasilitas impor mesin serta mengisi daftar mesin yang dikehendaki. Lampiran lain yang diperlukan, meliputi:
  1. Alasan perubahan atau penambahan fasilitas impor mesin;
  2. Inventarisasi daftar mesin dan bentuk hardcopy dan softcopy (sesuai investor module BKPM);
  3. NPWP;
  4. Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak;
  5. NIK (Nomor Induk Kepabeanan);
  6. Angka Pengenal Impor (API/APIT/API-P);
  7. Uraian proses produksi dengan mencantumkan jenis bahan baku. Bagi industri pengolahan dilengkapi pula dengan diagram alir (flow chart);
  8. Kalkulasi kebutuhan kapasitas mesin produksi yang disesuaikan dengan jenis produksi sesuai Izin Prinsip Penanaman Modal;
  9. Data teknis atau brosur mesin;
  10. Izin Prinsip Penanaman Modal;
  11. Bagi Penunjang Pertambangan harus dilampirkan Kontrak Kerja dengan Pemilik Kuasa Pertambangan disertai Rekaman Kuasa Pertambangan;
  12. LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) periode terakhir;
  13. Rekaman Surat Persetujuan Keringanan (Pembebasan) Bea Masuk Impor Mesin yang dimiliki;
  14. Laporan penjelasan realisasi impor mesin disertai bukti-bukti PIB (Pemberitahuan Impor Barang) yang telah mendapat persetujuan pengeluaran barang oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;
Setelah direksi perusahaan menandatangani permohonan di atas materai yang cukup, selanjutnya langsung disampaikan sendiri ke PTSP BKPM. Jika berhalangan, pemohon dapat menguasakan kepada pihak lain yang diberikan surat kuasa bermaterai cukup. Surat Persetujuan Perubahan/Penambahan Fasilitas Bea Masuk Impor Mesin akan diterbitkan PTSP BKPM dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja sejak permohonan diterima dan dinyatakan benar serta lengkap. (Tim Editor)

 

Roam to Rome Blog- Moving to Italy, Travel, Studying in Italy.


FORUM PENANAMAN MODAL